Oleh Tim Redaksi Cendekia Jurnal Hub · Diperbarui 14 Oktober 2026
Naskah yang baik masih bisa ditolak bila dikirim ke jurnal yang salah. Memilih jurnal sebaiknya dilakukan sebelum naskah selesai, supaya isi dan gayanya sudah sesuai sejak awal.
1. Mulai dari ruang lingkup (aims and scope)
Baca bagian aims and scope setiap jurnal, lalu cocokkan dengan topik, pendekatan, dan kontribusi naskah Anda. Bila topik Anda hanya “mirip”, kemungkinan besar editor akan menolak pada tahap awal.
2. Periksa jenis artikel dan pedoman penulis
- Apakah jurnal menerima artikel penelitian, kajian pustaka, atau studi kasus?
- Berapa batas panjang naskah dan gaya sitasinya?
- Apakah memakai double-blind review sehingga identitas penulis harus dianonimkan?
3. Periksa kredibilitas
- Penerbit dan dewan editor tercantum jelas beserta afiliasinya.
- Proses review dijelaskan dan alamat kontak dapat dihubungi.
- Status indeksasi diperiksa langsung di sumber resmi, misalnya DOAJ atau daftar sumber Scopus, bukan hanya dari klaim di situs jurnal.
- Biaya publikasi, bila ada, disebutkan terbuka sejak awal.
Panduan lebih rinci ada di artikel Memilih Jurnal Ilmiah yang Kredibel. Untuk mengenali tanda bahayanya, baca Mengenali Jurnal Predator.
4. Bandingkan beberapa jurnal
Buat tabel sederhana berisi nama jurnal, ruang lingkup, indeksasi, bahasa, perkiraan waktu review, dan biaya. Pilih tiga jurnal teratas dan urutkan berdasarkan kecocokan, bukan hanya kecepatan terbit.
5. Kirim ke satu jurnal pada satu waktu
Mengirim naskah yang sama ke beberapa jurnal sekaligus melanggar etika publikasi. Tunggu keputusan satu jurnal sebelum beralih ke jurnal berikutnya.
Ingin berlatih membedah artikel dan menyusun daftar jurnal tujuan? Lihat program Bedah Artikel & Strategi Submit Jurnal.
Sumber dan bacaan lanjut
- Think. Check. Submit., daftar periksa memilih jurnal tepercaya: https://thinkchecksubmit.org
- Directory of Open Access Journals (DOAJ): https://doaj.org
- Committee on Publication Ethics (COPE): https://publicationethics.org



