Oleh Tim Redaksi Cendekia Jurnal Hub · Diperbarui 14 Oktober 2026
AI generatif dapat membantu menyusun kerangka atau memperbaiki bahasa, tetapi tanggung jawab atas isi naskah tetap sepenuhnya ada pada penulis. Berikut panduan ringkas penggunaannya secara etis.
Yang dapat dibantu AI
- Mengusulkan kerangka dan kata kunci pencarian untuk Anda nilai sendiri.
- Menjelaskan konsep yang belum dipahami, yang kemudian Anda verifikasi.
- Memperbaiki tata bahasa dan kejelasan kalimat pada tulisan yang Anda buat sendiri.
Risiko yang perlu diwaspadai
- Fakta, angka, atau kutipan yang keliru.
- Rujukan yang tampak meyakinkan tetapi tidak ada.
- Bias dan konten yang terlalu umum.
- Kebocoran data bila Anda mengunggah data responden atau naskah rahasia.
Prinsip kerja
- Anda penulisnya. Gagasan, analisis, dan kesimpulan adalah tanggung jawab Anda.
- Verifikasi setiap fakta, angka, dan rujukan ke sumber aslinya.
- Transparan. Nyatakan penggunaan AI sesuai ketentuan kampus atau jurnal.
- Jaga data pribadi dan rahasia.
- Patuhi aturan institusi dan penerbit.
AI bukan penulis
Pedoman publikasi yang diterbitkan lembaga seperti ICMJE dan COPE menegaskan bahwa alat AI tidak memenuhi syarat sebagai penulis karena tidak dapat bertanggung jawab atas karya. Periksa kebijakan jurnal tujuan Anda sebelum mengirim naskah.
Contoh pernyataan penggunaan AI
“Selama penyusunan naskah ini, penulis menggunakan [nama alat] untuk [tujuan, misalnya memperbaiki tata bahasa]. Penulis menelaah dan menyunting seluruh isi dan bertanggung jawab penuh atas naskah ini.”
Ingin berlatih alur kerjanya? Lihat program Smart Academic Bootcamp: Skripsi & Jurnal dengan AI.
Sumber dan bacaan lanjut
- ICMJE Recommendations: https://www.icmje.org/recommendations/
- Committee on Publication Ethics (COPE): https://publicationethics.org



